PintuNetter - One Stop Community!


Avatar
Tragedi Situ Gintung, Duka Juga Punya Senyum
Rabu, 15 April 2009 07:00
Ditulis oleh Muhammad Darmawan
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Hits

Ada banyak cara Tuhan menyentil umatNya. Ketika ada pasien tak mampu diusir dari rumah sakit karena tidak bisa membayar, tiba-tiba Ponari muncul bak dewa penolong. Rumah Ponari sontak jadi ‘klinik’ yang tak pernah sepi pengunjung. Siang malam orang antre untuk untuk mendapat harap dari sepercik air yang telah dicelupi batu. Sindiran yang pas diberikan di mana negeri ini begitu konsumtif menilai segalanya melulu oleh uang kendati berdiri dengan nama edun, “Badan Sosial”.

Kali ini tentu berbeda dengan cerita Ponari karena khabar duka yang dihadirkan Tuhan lewat sentilanNya adalah sebuah ujian bernama musibah. Puluhan rumah diluluhlantakan oleh terjangan air Situ Gintung pada Jumat subuh kemarin.

Situ peninggalan Belanda yang kemudian hari menjadi tempat arena wisata dan rekreasi itu begitu perkasa menggulung ratusan rumah, menerjang perkampungan sekitar, mengibaskan kekuatan pohon yang semula berdiri kokoh bertumbangan dalam sekejap. Yang paling luar biasa air bah itu mampu menyapu nyawa manusia hingga seratus lebih dan korban yang hilang mencapai puluhan.

Duka mendalam dan rasa kehilangan terpancar jelas lewat air mata yang berurai pada diri si korban. Di layar kaca, hilir mudik disajikan bagaimana paska dahsyatnya bencana itu ditayangkan nyaris tiada jeda. Cerita tentang kehilangan dan kepergian anggota keluarga memang tak akan sembuh dalam sekejap. Masih terus membekas bahkan tak jarang meninggalkan trauma.

Lagi, paktor kelalaian manusia menjadi indikator musibah ini. Laporan warga bahwa tanggul ini akan jebol yang diperkuat oleh sebuah lembaga survei ternyata hanya dianggap angin lalu saja oleh instansi terkait. Nasi sudah menjadi bubur, sesuatu yang seharusnya tak terjadi akhirnya terjadi juga. Jika saja Pemerintah peka terhadap apa yang disuarakan rakyat, musibah ini bisa diminimalisir kendati harus terjadi dan tak akan menimbulkan banyak korban dan kerugian yang begitu besar.

Setiap kejadian selalu meninggalkan cerita beragam. Duka juga tak selamanya melulu air mata. Puluhan pencari barang bekas yang yang datang dari Jakarta, Bogor, Cianjur, Sukabumi bahkan Cirebon memenuhi tempat kejadian bencana. Mereka datang seadanya, hanya berbekal karung dan gancu.

Di atas derita dan derai air mata sesama umat Tuhan, sebagian umat lain justeru bisa mendapatkan sedikit rejeki dan bisa menyambung hidup. Kesulitan mencari barang bekas di tanah sendiri telah menjadikan lahan bencana tambang emas bagi mereka. Sesaat mereka bisa tersenyum lega meskipun datang dari sumber derita. Sungguh Tuhan Maha besar dengan kekuasaanNya karena dari duka sekalipun DIA tetap menyediakan kebahagiaan. Duka juga punya senyum…

 

Tulis Komentar


Kode pengaman
Segarkan

Member Online

None
Blackberry Curve 8310..Tentang kurang lebihnya..
16/01/2009 | anisadisti

Okey, seperti janji saya pada Rina, maka saya akan berusaha ‘menelanjangi’ BB 8310 saya..Hehehe… Belakangan ini, fenomena pemakaian gadget Blac [ ... ]


Beat, Sepeda Motor Matic.. Yang Cantik..!!!
14/01/2009 | Yudishtira

Untuk menggugurkan janji saya, bahwa setelah ter-upload situs dengan wajah baru yang cantik dan menarik ini, maka setelah mencoba untuk mengkorek-kore [ ... ]


Artikel lain
Signup to Bukisa, Get Paid For Publishing your Knowledge!
Banner

Suara Konsumen

Trikomsel Bikin Naik Darah dan Trauma Beli Sony Ericsson
05/08/2009 | Rina Arliny
article thumbnail

Posting lagi akh….
Sebenernya waktu nulis ini di rumah sedang mati listrik, alhamdulillah masih ada genset yang bisa diandalkan. Tapi tetep aja bete mikirin PLN nggak punya nurani, secara ini kan ma [ ... ]


Tulisan Bebas

PERJALANAN UNTUK SEBUAH AMANAH…
15/09/2009 | Hery Suprijanto
article thumbnail

Pada hari sabtu tanggal 12 September 2008 yang baru lalu, sebuah perjalanan untuk sebuah amanah di lakukan.
Saya bersama Om Ian mendapat amanah dari sahabat-sahabat komunitas ini (pintunetter.com) dan [ ... ]


Opini Produk

Blackberry Curve 8310..Tentang kurang lebihnya..
16/01/2009 | Anisa Adisti
article thumbnail

Okey, seperti janji saya pada Rina, maka saya akan berusaha ‘menelanjangi’ BB 8310 saya..Hehehe… Belakangan ini, fenomena pemakaian gadget Blackberry seolah-olah seperti dulu demam Nokia Sejuta [ ... ]


Review Film & Resensi Buku

Perjuangan Survive 4 Anak Yang Ditinggal Ibunya [Nobody Knows - 2004]
13/04/2009 | Alid Abdul
article thumbnail

Ini film Jepang dengan durasi terlama yang pernah saya lihat. Selama 2 jam 20 menit mantengin layar monitor di kamar tercinta. Jepang tidak pernah membuat film yang durasinya melebihi 2 jam lebih, sat [ ... ]


Copyright © 2010 PintuNetter - One Stop Community!. All Rights Reserved.
Home | About | Peraturan