|
|
Waktu baca tentang berita Golden Globe di Jawa Pos. Perhelatan akbar dunia hiburan Hollywood setelah Academy Award (Oscar) tersebut diulas secara komplit. Slumdog Millionaire disebut-sebut sebagai film tahun ini. Melihat award yang diterima tak tanggung-tanggung, empat piala diboyong dalam kategori Best Motion Picture - Drama, Best Director - Motion Picture (Danny Boyle), Best Screenplay (Simon Beaufoy) dan Best Original Score (A. R. Rahman). Saya terkaget ketika nama A.R. Rahman disebut-sebut sebagai Best Original Score. Secara saya tahu betul nama tersebut. A.R. Rahman adalah musisi ternama India yang musik-musiknya selalu ngendon di komputer saya. Penasaran saya langsung browsing-browsing mencari informasi tentang film ini. Semua pada tahu kalau saya freaking banget dengan film India. Ngefans berat.
Lebih kaget lagi ketika tahu kalau pemeran utamanya bernama Dev Patel, nama India kebanyakan. Saya sih belum tahu siapa dia, tapi ketika nama Anil Kapoor juga disebut sebagai salah satu pemerannya. Iyalah dia juga termasuk Aktor Bollywood terkenal. Apa ini film India ya? Saya lanjutkan lagi baca di Wikipedia ternyata settingnya juga di India, kemudian juga diangkat dari novel Q and A karangan Vikas Swarup. Sangat penasaran dengan film ini yang tentu saja saya langsung menjadikan film ini dalam daftar untuk dilihat. Apalagi katanya produsen BMW menuntut salah satu adegan di mana mobil BMW yang berada di daerah kumuh dihapus, dikarenakan takut akan image BMW yang elite akan jadi hancur.
Akhirnya dapat juga film ini dari download di IDWS. Saya mencoba review film ini setelah sekian lama tidak ada review tentang film di situs ini. *kemanakah ce Oline?*
Mumbay tahun 2006. Film dimulai dengan seorang polisi menginterogasi plus menyiksa Jamal Malik (Dev Patel) salah seorang bekas anak jalanan. Saat ini Jamal bekerja pada sebuah call centre sebagai chai-wallah (chai berarti teh dalam bahasa India) atau lebih tepatnya seorang OB. Dev ditangkap polisi karena dianggap curang oleh Prem Kumar (Anil Kapoor) seorang host dalam acara Kaun Banega Crorepati (Who Wants to Be a Millionaire? Versi India). Dalam acara tersebut Jamal bisa menjawab semua pertanyaan, hingga pada pertanyaan akhir ketika acara dihentikan karena akan dilanjutkan besok untuk pertanyaan terakhir untuk hadiah sebesar 20 milyar rupee, Jamal ditangkap untuk ketika keluar dari panggung kuis.
Apakah dia curang? Jamal hanya bisa menjawab ‘Karena saya tahu’ percaya atau tidak setiap pertanyaan yang diberikan kepada Jamal merupakan ingatan perjalanan hidupnya sebagai anak jalanan. Dengan memutar video rekaman kuis tersebut, polisi menginterogasi Jamal. Dan ketika itu pula cerita dimulai flashback masa kecil Jamal sebagai anak jalanan. Jamal kecil yang diperankan Ayush Mahesh Khedekar dan saudaranya Salim kecil diperankan oleh Azharuddin Mohammed Ismail.
Pertanyaan pertama dimulai. ‘Siapa pemeran utama film Zanjeer tahun 1973?’ flashback ke masa kecilnya saat itu Jamal buang air di kampung kumuhnya. Ketika datang tiba-tiba helikopter turun di tengah lapangan, otomatis sebagai orang-orang kampung helikopter tersebut langsung saja penuh dengan dikerubuti orang untuk melihat siapa yang datang. Jamal yang saat itu dikunci dari luar oleh saudaranya Salim kaget mendengar teriakan sebuah nama ‘Amitabh Bachchan’, nama yang bagi dia sangat diidam-idamkan. Dengan sekuat tenaga Jamal ingin keluar dari tempat dia buang air. Satu-satunya jalan adalah terjun ke bawah yang mana banyak sekali kotoran manusia. Saya yang melihatnya saja tercengang, seorang anak kecil terjun ke kotoran manusia untuk menemui idolanya. Terlalu natural walau disebut akting. Jadi jawaban pertama adalah Amitabh Bachchan.
Pertanyaan kedua yang membuat kehilangan ibunya. ‘Dewa Rama yang terkenal dalam Hindu membawa apa dalam tangan kanannya?’ flashback kembali ketika itu Jamal mandi dengan saudaranya. Bersama ibunya yang mencuci tiba-tiba datang orang-orang membawa golok dan meneriakkan bunuh semua muslim. Perang agama Hindu-Islam di India sudah tidak asing lagi. Jamal dan Salim melihat ibunya dibunuh di depan mata. Ketika melarikan diri itulah dia melihat seorang anak kecil berkostum Rama lengkap membawa busur dan panah di tangan kanannya. Sewaktu kerusuhan itulah dia juga bertemu dengan Latika yang juga kehilangan ibunya. Jamal mengatakan kepada polisi yang menginterogasinya ‘Saya bangun tiap pagi dan berharap tidak tahu atas jawaban pertanyaan tersebut. Jika bukan karena Dewa Rama dan Allah saya masih mempunyai ibu’. Pesan penting, kenapa perbedaan agama menjadikan perang?
Semenjak kejadian tersebut ketiga anak kecil tersebut menjadi anak jalanan. Mencari makan dari mengais sampah. Sampai datang Maman, pria baik hati yang memberi makan anak-anak jalanan. Tapi dibalik itu semua Maman menjadikan mereka budak pengemis. Setor uang tiap hari. Salim yang saat itu direkrut menjadi mandor kecil karena wataknya yang keras dan pemberontak. Tiba saat adu bakat di depan Maman, Jamal dan Arvind teman jalanannya yang pintar menyanyi. Maman ingin menjadikan Arvind pengemis sambil menyanyi, jadi Maman mencongkel mata Arvind dengan spiritus panas. Salim yang tidak tega dengan adiknya Jamal yang akan dicongkel juga melarikan diri. Latika ikut melarikan diri tetapi di tengah jalan Salim melepas tangan Latika. Latika tertangkap kembali oleh Maman.
Waktu berubah ke sedikit dewasa, diteruskan dengan pertanyaan-pertanyaan kuis yang setiap pertanyaan menjadi cerita dalam film ini. Dalam usia pertengahan mereka menemukan Latika kembali di rumah pelacuran, waktu itu Latika akan dijual, Latika pintar menari dan perawan menjadikan harga atas dirinya mahal. Mereka kembali berhadapan dengan Maman, terjadi perseteruan. Entah kenapa tiba-tiba Salim mengeluarkan pistol yang entah darimana dia dapatkan. Anak seumuran itu sudah membunuh Maman. Mereka bertiga kembali melarikan diri. Lagi Salim menjadi gelap mata, karena alasan pernah menyelamatkan Latika, dia berniat menjual Latika. Merasa punya hutang dia menuruti Salim. Latika tidak mau melihat perkelahian bersaudara tersebut, apalagi Jamal diancam akan ditembak oleh Salim kalau Latika tidak mau menurut. Setelah insiden tersebut Jamal memisahkan diri dari Salim dan hidup sendiri. Jamal yang menjadi pemuda baik-baik sedangkan Salim menjadi anggota mafia. Alasan utama kenapa Jamal mengikuti kuis ini adalah pencarian atas Latika. Karena Latika suka sekali acara tersebut, mungkin saja dia melihat dia di televisi.
Sampai akhirnya Latika dilepaskan oleh Salim dari tangan Javed (ketua mafia di mana mereka bergantung). Latika diberi ponsel oleh Salim, pada akhirnya Salim berbaik hati kepada Latika dan saudaranya. Ketika itu juga pertanyaan terakhir ‘Siapa nama dari musketeer ketiga?’ Jamal dielu-elukan seluruh rakyat India karena menjadi seleb kuis dalam sehari, tetapi Jamal tidak bisa menjawab pertanyaan terakhir tersebut, Jamal menggunakan fasilitas Phone-A-Friend. Nomor yang dihubungi adalah nomor Salim, satu-satunya nomor yang dia tahu. Dan Latika yang menjawab ponsel tersebut. Jamal yang senang mendengar suara Latika tidak menggubris tentang kuis. Dia berbicara dengan Latika sepanjang 60 detik.
Baik Latika dan Jamal tidak tahu jawaban terakhir, tetapi tujuan Jamal sudah terpenuhi karena bisa menemukan Latika. Dia tidak ingin uang, tetapi dia menjawab jawaban terakhir dengan…. Stop ceritanya… puanjang amat sinopsisnya, kapan ya saya bisa buat sinopsis sependek mungkin?
Dari mulai setting dan cerita saya beri bintang 5. Salah salah satu film yang benar-benar menggambarkan kondisi India. Saya jamin belum ada film India asli yang benar-benar India. Maksudnya saya penggambaran kondisi sosial, kebanyakan film India settingnya orang-orang kaya dan lain-lain. Untuk Ayush Mahesh Khedekar pemeran Jamal kecil saya acungi jempol. Aktingnya natural banget sebagai anak gelandangan. Make up artist, Sinematografi, angle kamera yang diambil. Wow fantastik. Tak heran jika Golden Globe memberi award banyak pada film ini. Apakah ini film buatan India? Jawabannya bukan. Ini film buatan Inggris.
Tapi jangan kuatir, bahasa yang dipakai campuran baik Inggris dan India. Sutradara ingin memakai bahasa India cuma 30%, bagi yang belum pernah lihat film India mungkin merasa aneh dengan bahasanya. Tetapi saya sudah biasa, saking banyakknya film India yang saya tonton. Acungi jempol juga untuk Tanay Chheda pemeran Jamal pada umur sekitar 14 tahun. Bahasa inggris dia lancar banget ketika adegan sebagai guide tour di Taj Mahal. Hampir seluruh pemain merupakan India asli, kecuali Dev Patel sebagai Jamal dewasa yang merupakan orang inggris keturunan.
Kekurangan film ini juga ada pada Dev menurut saya, karena ini setting India dan memakai bahasa India campuran Inggris. Tetapi Dev tidak berbicara dalam logat India. Saya kenal betul logat Inggris India. Memang dia tidak membawa logat britishnya.
Soundtracknya buatan musisi A.R. Rahman, ada dua lagu yang featuring dengan M.I.A. pada bagian terakhir ada tarian khas layaknya film India. Kemudian juga pada awal film ada pertanyaan untuk penonton.
Jamal Mali kurang satu lagi pertanyaan yang membuat dia memenangkan 20 juta rupee. Bagaimana dia melakukannya?
A Dia curang
B Dia beruntung
C Dia pintar
D Sudah tertulis
Jawabannya ada pada akhir film ini. After all film ini layak banget untuk ditonton. Bagi yang ingin mendownloadnya silahkan klik disini dan untuk subtitlenya klik disini.

Facebook
Twitter
Digg
Del.icio.us
Yahoo
Technorati
Newsvine
Googlize this
ada ko video camnya yg dibb gw, cuma YMnya ...
