PintuNetter - One Stop Community!


Avatar
Film Romantis Yang Minim Adegan Romantis [Twilight - 2008]
Selasa, 24 Februari 2009 07:00
Ditulis oleh alid_abdul
Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 
Hits

Sudah lumayan lama juga saya punya film ini [hasil donlotan] tetapi masih belum sreg lihat soalnya film yang saya punya gambarnya jelek burem gitu. Kemarin baru deh ada kesempatan nonton secara tuntas. Sebelum film ini keluar novelnya sudah bestseller, dan sebelum filmnya dibuat juga saya sudah ingin sekali beli bukunya yang belum kesampaian sampai sekarang. Padahal sudah terbit bukunya yang ke-empat. Huaaa kapan ya beli bukunya, penasaran euy. Boro-boro beli buku, beli pulsa sepuluh ribu ajah gag mampu :cry:

Ce Oline dulu juga rekomendasiin film ini waktu kopdaran dulu kalau-kalau mau ngerasain 21 di Jakarta, saya sih belum ngeh waktu itu. Film apaan Twilight, eladalah… baru inget deh kalau tuh film adaptasi dari novel serupa oleh Stephanie Meyer.


Adalah Isabella (Bella) Swan yang pindah ke kota kecil bernama Forks di Washington. Rencananya dia tinggal bersama ayahnya Charlie, ibunya menikah lagi dan menemani suami barunya. Bella cepat akrab dengan siswa-siswi di tempat sekolahnya yang baru. Kecuali Edward Cullen. Lelaki dengan tatapan dingin, Bella bingung dengan tingkah laku Edward. Bella hanya ingin berteman.

 

Suatu ketika Bella hampir ditabrak oleh Van, secepat kilat Edward menyelamatkan dia dari tabrakan maut, hanya dengan tangannya dia menyetop Van. Bella minta penjelasan dari Edward kenapa dia begitu kuat, manusia tidak ada yang bisa seperti itu. Edward hanya semakin menjauh.

Akhirnya Bella mengetahui rahasia keluarga Cullen dari pencarian data-data dan mitos-mitos di tempat baru dia. Ternyata Edward adalah Vampire. Dan seluruh keluarga Cullen adalah vampire. Bella yang tidak takut akan kenyataan bahwa si Edward adalah vampire. Edward yang selama ini tidak punya teman senang dengan keberaadan Bella yang mengakui dirinya sebagai vampire dan tidak takut terhadap Edward. Benih-benih cinta pun tumbuh antara anak manusia dan vampire.

Keluarga Cullen pun menerima Bella sebagai keluarga karena menjadi pacar Edward. Masalah datang ketika Bella diajak bermain baseball bersama keluarga Cullen. Segerombolan vampire dan seorang manusia, tetapi Bella tidak takut. Tiba-tiba datang tamu tak diundang tiga orang yang juga vampire. Keluarga Cullen tidak pernah membunuh manusia untuk minum darah, hanya dari darah binatang. Tetapi tiga orang tersebut adalah vampire pembunuh, mencium bau Bella yang manusia langsung saja naluri membunuh mereka bertiga timbul. Bella selamat dari mereka, tetapi dua dari tiga vampire tersebut tidak melepaskan Bella begitu saja. Mereka memburu Bella. Edward tentu saja siap melindungi nyawa Bella walau harus mati.

Bella tergigit oleh James sang vampire yang memburu dia. Sebelum racun menyebar dan membuat Bella resmi jadi vampire Edward menghisap seluruh racun. Kenyataannya jika Edward sampai menghisap darah dia tidak akan berhenti sampai korban kehabisan darah. Tapi satu-satunya cara adalah menghisap racun dalam darah Bella. Bella yang sekarat, Edward kebingungan. Tapi dengan kepercayaan cinta mereka berhasil melalui kejadian itu.

Diakhir film pada saat prom party. Bella menyatakan pada Edward dia bersedia menjadi vampire agar bisa menemani Edward selamanya. Tetapi kenapa Edward menolak, malah menyedot racun. Edward tidak mau Bella menderita hanya karena menjadi vampire yang abadi.


Menurut saya film ini tragis banget. Film romantis yang adegan-adegannya jauh dari kesan romantis, tapi beneran romantis dari dialog-dialog antara Bella dan Edward. Bayangkan manusia dan vampire jatuh cinta. Di lain pihak Bella ingin menjadi vampire tetapi Edward tidak mengijinkan. Kenapa perbedaan jadi penghalang? Intinya perbedaan boleh saja, asal jangan jadikan perbedaan tersebut menjadi tembok besar yang memecah perang. Apa hubungannya?

Aaarrrgghh… setelah dibaca dan dibaca kenapa garing banget yaks review film ini. Ukh… daripada ngganggur… bodo deh posting ajah…

Ce Oline katanya mau review bukunya yang Twilight – Breaking Dawn?

 

 

 

Tulis Komentar


Kode pengaman
Segarkan

Member Online

None
Untuk Berbisnis Ternyata Tidak Harus Bermodal Besar
06/03/2009 | Yudishtira

Tulisan kali ini terus terang tidak saya peroleh dari ulasan dan hasil pengamatan serta pengalaman pribadi saya dari mendatangi si obyek cerita, akan  [ ... ]


Ini Itu nya Blackberry 8310
09/02/2009 | anisadisti

Aahh… Setelah sekian hari test drive dengan bleki beri, akhirnya saya bisa sedikit menjabarkan ‘jeroan’nya. Seperti janji saya pada Pintunetter [ ... ]


Artikel lain
Signup to Bukisa, Get Paid For Publishing your Knowledge!
Banner

Suara Konsumen

Trikomsel Bikin Naik Darah dan Trauma Beli Sony Ericsson
05/08/2009 | Rina Arliny
article thumbnail

Posting lagi akh….
Sebenernya waktu nulis ini di rumah sedang mati listrik, alhamdulillah masih ada genset yang bisa diandalkan. Tapi tetep aja bete mikirin PLN nggak punya nurani, secara ini kan ma [ ... ]


Tulisan Bebas

PintuNetter.com Bertransformasi
23/09/2009 | Alid Abdul
article thumbnail

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin. Dengan bangga PintuNetter.com meluncurkan wajah baru dan sistem baru. Meski wajahnya tetap egois dengan mengusung [ ... ]


Opini Produk

Beat, Sepeda Motor Matic.. Yang Cantik..!!!
14/01/2009 | Eka Sulistyana
article thumbnail

Untuk menggugurkan janji saya, bahwa setelah ter-upload situs dengan wajah baru yang cantik dan menarik ini, maka setelah mencoba untuk mengkorek-korek lagi daya nalar saya untuk mencoba kembali membe [ ... ]


Review Film & Resensi Buku

Akting, Setting, Segalanya Dalam Film Ini Mencengangkan [Slumdog Millionare - 2008]
05/02/2009 | Alid Abdul
article thumbnail

Waktu baca tentang berita Golden Globe di Jawa Pos. Perhelatan akbar dunia hiburan Hollywood setelah Academy Award (Oscar) tersebut diulas secara komplit. Slumdog Millionaire disebut-sebut sebagai fil [ ... ]


Copyright © 2010 PintuNetter - One Stop Community!. All Rights Reserved.
Home | About | Peraturan